Showing posts with label Twitter. Show all posts
Showing posts with label Twitter. Show all posts

Monday, May 23, 2011

Delapan Etika di Twitter

1. Anggap Twitter sebagai sebuah acara resepsi
Bayangkan anda menghadiri undangan resepsi pernikahan, di mana anda akan bertemu banyak orang yang tidak semuanya anda kenal. Obrolan yang bisa dibawa dalam suasana seperti itu adalah yang sifatnya informatif, menghibur, dan menyenangkan. Jangan bicara lantang, untuk sesuatu yang tidak pantas didengar banyak orang.

Ingat bahwa jika Anda menuliskan nama di mesin pencarian Google, bukannya tidak mungkin semua ucapan Anda di Twitter akan terlacak. Bayangkan jika itu dibaca oleh ibu atau perusahaan yang akan mempekerjakan Anda. Intinya, anda harus menjaga ucapan Anda.

2. Berinteraksi dan berbagi informasi yang penting
Twitter adalah media sosial interaktif, jadi bercakap-cakap dengan orang lain sangat penting artinya. Rajin-rajinlah mengomentari informasi yang disampaikan orang lain, dan re-tweet sesuatu yang menarik. Jangan hanya mengumumkan apa yang anda makan hari ini, tapi sampaikan info (bila perlu disertai link) tentang sesuatu yang anda minati. Perbanyaklah teman karena akan memperluas jejaring pertemanan.

3. Perhatikan frekuensi
Bisa jadi anda adalah satu dari sekian banyak pebisnis yang memanfaatkan Twitter untuk menunjang aktivitas bisnis, tapi jika anda melakukan promosi tiap 2 menit sekali misalnya, bisa jadi anda malah kehilangan pengikut (follower). Sisipkan informasi tentang produk, di antara tweet-tweet informatif yang anda buat.

4. Seimbangkan profesionalitas dengan personalitas
Anda tentunya ingin membuktikan kepada para pengikut bahwa anda adalah orang yang bisa dipercaya dan sumber informasi yang bisa diandalkan. Untuk itu, anda harus menampilkan kesan bahwa anda mudah didekati dan ramah, tapi tetap profesional. Sampaikan pujian di saat yang tepat, dan jangan segan-segan menyampaikan ucapan selamat dan rasa terima kasih.

5. Ikuti (Follow) orang-orang yang menarik
Ikuti orang-orang yang menurut kita penting, yang menggeluti bidang yang sama dengan kita atau bidang lain yang kita minati. Ikuti juga beberapa orang yang mereka ikuti. Jangan merasa wajib mengikuti orang yang mengikuti kita, sebaiknya perhatikan profile-nya terlebih dulu.

6. Bicara yang penting-penting saja
Twitter hanya mengijinkan kita menulis dalam 140 karakter saja, maka dari itu sampaikan sesuatu secara to the point, tapi tetap menarik. Gunakan penyingkat URL bila menyertakan link. Jangan hanya membicarakan diri sendiri, dan jangan mengumbar sesuatu yang personal.

7. Hindari layanan otomatisasi
Update Twitter dan ucapan terima kasih yang disampaikan secara otomatis bisa dinilai mengganggu, bahkan bisa dianggap spam. Orang bisa menilai hal tersebut sebagai tidak adanya sentuhan/upaya langsung dari pengirim, dan tidak tertarik melakukan interaksi. Ini bisa berdampak buruk dalam sebuah hubungan.

8. Jangan memulai perdebatan
Berdebat bisa saja baik, asal dilakukan dengan sehat. Hindari perdebatan yang bernuansa memanas-manasi, provokasi, dan menyerang kredibilitas seseorang.


sumber: sumber: http://dunia-panas.blogspot.com/2010/05/kenali-8-etika-di-twitter.html

Sunday, August 8, 2010

FPI Jadi Trending Topic di Twitter

Berita penyerangan yang dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI) terhadap Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pondok Indah Timur pukul 9 pagi di Kampung Ciketing Asem, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat menjadi bahan pembicaraan di Twitter.

Saking banyaknya twitt tentang FPI, menjadikan topik tersebut menjadi trending topic (TT). Hingga berita ini diturunkan, kata FPI menduduki peringkat 4 TT layanan twitter.

Sebagian besar pengguna twitter mengutuk kebengisan yang dilakukan ormas tersebut. Mereka menuntut pemerintah untuk bertindak tegas dan membubarkan FPI.

Wednesday, July 28, 2010

Keong Racun Mendunia di Twitter

Pengguna Twitter di seluruh dunia bisa jadi bertanya-tanya, Selasa (27/7/2010), sore ini karena muncul "Keong Racun" di jajaran atas trending topics. Saat berita ini ditulis, kata kunci tersebut sudah di peringkat kedua.

Keong Racun rupanya judul sebuah lagu dangdut. Nah lho, bagaimana bisa begitu terkenal sehingga sampai menjadi pembicaraan hangat di Twitter?

Hal tersebut ternyata dipicu munculnya sebuah video klip lagu tersebut yang dibawakan dua gadis ABG (anak baru gede) di YouTube berdurasi 5.14 menit. Mereka menamakan dirinya Shinta dan Jojo. Meski hanya membawakan lipsync saja, tingkah keduanya yang kelihatannya merekam menggunakan kamera web menarik perhatian netter.

"Mantaaap... kalian lucu banget yah," komentar salah satu pengguna YouTube. "Nice... you'r cute abis girls...bolehlah bikin ane kehibur," lanjut tulisan lainnya. "Kreatif."

Dari data di YouTube, video tersebut sebenanrnya sudah diunggah sejak 23 Juni 2010. Namun, baru ramai dibicarakan di Twitter hari ini. Sebelumnya, video tersebut menjadi pembicaraan hangat di forum internet terbesar di Indonesia Kaskus.

Boleh jadi Shinta dan Jojo sudah pantas disebut seleb internet saat ini jauh mengalahkan penyanyi Keong Racun aslinya yang menurut hasil pencarian Google bernama Lissa. Nah, apakah fenomena Keong Racun ini bakal mengangkat lagu tersebut atau hanya mengangkat nama Shinta dan Jojo? Tunggu saja!